- Menurut ayah, apa makna “kehadiran ayah” yang dimaksud dalam video ini?
Apakah selalu harus hadir secara fisik, atau ada bentuk kehadiran lain? Bagian mana dari video yang paling menyentuh atau membuat ayah berpikir? Mengapa?
Apa saja dampak yang mungkin dialami anak ketika peran ayah tidak hadir secara optimal?
Apakah dampak tersebut selalu terlihat langsung?Dalam realitas saat ini, apa tantangan terbesar seorang ayah untuk bisa terlibat aktif dalam pengasuhan anak?
- Setelah menonton video ini, sikap atau pandangan apa yang seharusnya berubah terkait peran ayah dalam keluarga?
1. bagaimana peran ayah untuk bisa meluangkan waktu untuk putra/i untuk mengasuh dan memberikan contoh terhadap anaknya, supaya anak tidak merasakan kekurangan dalam pengasuhan kedua orang tua.
2. ketika anak, merasa kurang semangat dalam belajar. ikut merasakan bagaimana kalo ayah yang sudah meninggal bagaimana untuk memberikan rasa peran ayah yang kosong untuk anak.
3. bisa terlihat langsung, ketika anak mencarai perhatian lebih terhadap orang lain, seperti gutu atau orang dewasa yang ada di sekitar lingkungannya
4. sibuk kerja, pulang kerja sudah merasa capek ketika sudah dirumah, serta dari anak juga bisa jadi sudah kenal gaway, akhirnya sibuk dengan bermain gaway. akhirnya anak malas di ajak main bersama ayahnya. mungkin ada aturan dimana disekolah ada larangan untuk bermain gaway selain kebutuhan untuk belajar
5. peran yang harus di rubah, sebagai ayah harus berpran langsung untuk mendidik dan menemani anaknya dalam arti pengasuhan, memberikan telandan dalam rumah tangga, jangan berfikir itu adalah tugas seorang istri, degan segala macam alasan
2. ketika anak, merasa kurang semangat dalam belajar. ikut merasakan bagaimana kalo ayah yang sudah meninggal bagaimana untuk memberikan rasa peran ayah yang kosong untuk anak.
3. bisa terlihat langsung, ketika anak mencarai perhatian lebih terhadap orang lain, seperti gutu atau orang dewasa yang ada di sekitar lingkungannya
4. sibuk kerja, pulang kerja sudah merasa capek ketika sudah dirumah, serta dari anak juga bisa jadi sudah kenal gaway, akhirnya sibuk dengan bermain gaway. akhirnya anak malas di ajak main bersama ayahnya. mungkin ada aturan dimana disekolah ada larangan untuk bermain gaway selain kebutuhan untuk belajar
5. peran yang harus di rubah, sebagai ayah harus berpran langsung untuk mendidik dan menemani anaknya dalam arti pengasuhan, memberikan telandan dalam rumah tangga, jangan berfikir itu adalah tugas seorang istri, degan segala macam alasan
Setuju Pak Delpi. Kita sebagai ayah harus terus mendampingi buah hati kita dengan sepenuh hati.
Setuju Sekali pak Delpi. mendampingi dan mendidik mereka dengan tulus menjadi tugas kita bersama
sepakat pak.. memang ayah adalah salah satu kunci kesuksesan anak, terutama anak wanita
Mantab
Ayah adalah segalanya sebagai kepala keluarga yang menjaga dan melindungi anak serta istri..... jadi mumpung anak masih pada kecil yuuk kita dampingi kita ajak bermain bersama keluarga, belajar bersama dan liburan bersama seru pastinya ..
Setuju, pak...karena peran utama mendidik anak adalah salah satu tugas utama ayah.
Setuju pak delpi, seorang ayah harus hadir memberikan perhatian kepada anaknya, bukan hanya hadir secara fisik
1. Menurut ayah, apa makna “kehadiran ayah” yang dimaksud dalam video ini?
Apakah selalu harus hadir secara fisik, atau ada bentuk kehadiran lain?
Dalam video tersebut, kehadiran ayah adalah peran yang dapat dilakukan oleh seorang ayah dalam turut serta mendampingi ibu dalam mendidik dan mengasuh anak. Walaupun kehadiran ayah penting, namun lebih penting lagi adalah perhatian ayah dalam perkembangan seorang anak. Kehadiran ayah, sesungguhnya sangat dibutuhkan oelh eorang anak. Namun akdang ada ayah yang hadir dalam kehidupan anak, namun terasa hampa dirasakan anak akrena kejhadiran hati yang diharapkan seorang anak tidak terpenuhi. Lebih Utama hadir secara fisik dan juga secara batin berupa perhatian, pendampingan pertumbuhan n perkambangan.
2. Bagian mana dari video yang paling menyentuh atau membuat ayah berpikir? Mengapa?
Yang paling menyentuh adalah pentingnya Kehadiran seorang ayah, karena saya tidak pernah mengetahui bagaimana wajah eorang ayah sendiri.
3. Apa saja dampak yang mungkin dialami anak ketika peran ayah tidak hadir secara optimal? Apakah dampak tersebut selalu terlihat langsung?
Dampak yang mungkin timbul adalah:
- Pengaruh emosional dan psikologi pada anak.
- Merasa minder/rendah diri karena tidak adanya kehadiran atau peran seorang ayah.
- Kesulitan dalam membangun interaksi social/pertemanan.
- Adanya resiko penyimpangan perilaku terutama pada kenakalan remaja.
Dampak yang mungkin timbul tersebut ada yang beberapa dapat terlihat langsung namun ada juga yang timbul dalam jangka Panjang.
4. Dalam realitas saat ini, apa tantangan terbesar seorang ayah untuk bisa terlibat aktif dalam pengasuhan anak?
Tantangan terbesarnya dalah:
- Keluangan waktu yang cukup sedikit karena kesibukan kerja.
- Ilmu yang masih kurang dalam mendampingi pertumbuhan dan perkembangan anak.
- Cara pandang sebagian ayah yang merasa mendidik adala tanggung jawab ibu.
- Pergaulan anak zaman sekarang yang lebih cepat dari umur mereka.
- Tekana ekonomi yang cukup berat
5. Setelah menonton video ini, sikap atau pandangan apa yang seharusnya berubah terkait peran ayah dalam keluarga?
Setelah melihat video tersebut, maka saya:
- Berusaha untuk terus menambah ilmu khususnya tentang parenting dan peran seorang ayah
- Mencoba untuk menutup hutang pengasuhan yang belum dilakukan saat anak-anak amsih kecil.
- Terus berbuat lebih baik lagi untuk keluarga
Apakah selalu harus hadir secara fisik, atau ada bentuk kehadiran lain?
Dalam video tersebut, kehadiran ayah adalah peran yang dapat dilakukan oleh seorang ayah dalam turut serta mendampingi ibu dalam mendidik dan mengasuh anak. Walaupun kehadiran ayah penting, namun lebih penting lagi adalah perhatian ayah dalam perkembangan seorang anak. Kehadiran ayah, sesungguhnya sangat dibutuhkan oelh eorang anak. Namun akdang ada ayah yang hadir dalam kehidupan anak, namun terasa hampa dirasakan anak akrena kejhadiran hati yang diharapkan seorang anak tidak terpenuhi. Lebih Utama hadir secara fisik dan juga secara batin berupa perhatian, pendampingan pertumbuhan n perkambangan.
2. Bagian mana dari video yang paling menyentuh atau membuat ayah berpikir? Mengapa?
Yang paling menyentuh adalah pentingnya Kehadiran seorang ayah, karena saya tidak pernah mengetahui bagaimana wajah eorang ayah sendiri.
3. Apa saja dampak yang mungkin dialami anak ketika peran ayah tidak hadir secara optimal? Apakah dampak tersebut selalu terlihat langsung?
Dampak yang mungkin timbul adalah:
- Pengaruh emosional dan psikologi pada anak.
- Merasa minder/rendah diri karena tidak adanya kehadiran atau peran seorang ayah.
- Kesulitan dalam membangun interaksi social/pertemanan.
- Adanya resiko penyimpangan perilaku terutama pada kenakalan remaja.
Dampak yang mungkin timbul tersebut ada yang beberapa dapat terlihat langsung namun ada juga yang timbul dalam jangka Panjang.
4. Dalam realitas saat ini, apa tantangan terbesar seorang ayah untuk bisa terlibat aktif dalam pengasuhan anak?
Tantangan terbesarnya dalah:
- Keluangan waktu yang cukup sedikit karena kesibukan kerja.
- Ilmu yang masih kurang dalam mendampingi pertumbuhan dan perkembangan anak.
- Cara pandang sebagian ayah yang merasa mendidik adala tanggung jawab ibu.
- Pergaulan anak zaman sekarang yang lebih cepat dari umur mereka.
- Tekana ekonomi yang cukup berat
5. Setelah menonton video ini, sikap atau pandangan apa yang seharusnya berubah terkait peran ayah dalam keluarga?
Setelah melihat video tersebut, maka saya:
- Berusaha untuk terus menambah ilmu khususnya tentang parenting dan peran seorang ayah
- Mencoba untuk menutup hutang pengasuhan yang belum dilakukan saat anak-anak amsih kecil.
- Terus berbuat lebih baik lagi untuk keluarga
Ayah Eko memang kerreeeen
Setuju pak Eko, kehadiran ayah sangat dibutuhkan. Tantangan terbesarnya adalah keluangan waktu, sibuk kerjaan dll. Itu bisa diatasi dengan sedikit memberi waktu untuk anak terlebih dahulu, Krn ketika ayah sdh hadir di dalam permainan itu sdh merasa cukup. Dan itulah kehadiran ayah di butuhkan sebagai penyemangat dan motivasi.
Betul pak eko, tantangan terbesarnya adala kesanggupan ayah dalam meluangkan waktu bagi anak-anaknya
1. Video ini menekankan bahwa hadirnya seorang ayah bukan sekadar fisik, tetapi lebih jauh sebagai figur yang aktif dalam perkembangan emosional, sosial, dan mental anak. Ayah bukan hanya memberi makan atau nafkah, tetapi menjadi sumber rasa aman, teladan, dan dukungan sepanjang proses tumbuh kembang anak.
2. ketika video menggambarkan dampak nyata ketiadaan figur ayah seperti anak yang merasa kesepian, kurang percaya diri, atau mencari figur role model di tempat lain.
3. rasa kurang aman secara emosional
sulit percaya diri
kurangnya keterampilan berkomunikasi
tantangan dalam hubungan sosial maupun pasangan di masa depan
kecenderungan mencari figur pengganti (mis. teman atau figur public)
potensi masalah perilaku / psikologis jika tidak ada dukungan kompensasi
4. Tantangan terbesar ayah untuk terlibat aktif dalam pengasuhan:
Tekanan pekerjaan & waktu
Perubahan peran tradisional keluarga
Kurangnya pembelajaran soal peran ayah
Komunikasi antargenerasi
5. ✔ menyadari bahwa hubungan batin adalah investasi pada masa depan anak
✔ memperbaiki komunikasi dengan anak
✔ mengubah prioritas waktu untuk memberikan perhatian berkualitas
2. ketika video menggambarkan dampak nyata ketiadaan figur ayah seperti anak yang merasa kesepian, kurang percaya diri, atau mencari figur role model di tempat lain.
3. rasa kurang aman secara emosional
sulit percaya diri
kurangnya keterampilan berkomunikasi
tantangan dalam hubungan sosial maupun pasangan di masa depan
kecenderungan mencari figur pengganti (mis. teman atau figur public)
potensi masalah perilaku / psikologis jika tidak ada dukungan kompensasi
4. Tantangan terbesar ayah untuk terlibat aktif dalam pengasuhan:
Tekanan pekerjaan & waktu
Perubahan peran tradisional keluarga
Kurangnya pembelajaran soal peran ayah
Komunikasi antargenerasi
5. ✔ menyadari bahwa hubungan batin adalah investasi pada masa depan anak
✔ memperbaiki komunikasi dengan anak
✔ mengubah prioritas waktu untuk memberikan perhatian berkualitas
Setuju pak. Bukan sekedar kehadiran fisik. Pertemuan daring pun tetap bisa memberikan kesan asalkan ada komunikasi, perhatian yang hangat dan berkesinambungan
Joz gandoz
1. Ayah adalah sosok pemimpin keluarga dimana seorang ayah menjadi peran utama dalam keluarganya. Dari sini sudah terlihat bahwa kehadiran ayah bukan hanya absen hadir di rumah melainkan seluruh jiwa raganya untuk keluarga termasuk proses perkembangan anak. Sudah banyak kasus anak jaman sekarang kurang kasih sayang ayahnya dan mengakibatkan anak tersebut menjadi kesulitan mengelola emosi dalam berinteraksi dengan orang lain.
2. Mencari sosok figur orang lain karena tidak mendapatkan kasih sayang ayahnya. Bayangkan saja kalau anak kita lebih mendengarkan orang lain daripada orang tuanya sendiri?
3. Ada lima dampak yaitu :
a) Dampak Emosional
-Anak lebih mudah merasa tidak aman, cemas, atau takut ditinggalkan
-Kesulitan mengelola emosi (mudah marah, sedih berlebihan, atau menarik diri)
-Merasa kurang diperhatikan atau kurang berharga
b) Dampak Psikologis
-Kepercayaan diri rendah
-Kesulitan membangun identitas diri, terutama pada anak laki-laki yang sering menjadikan ayah sebagai figur teladan
-Risiko lebih tinggi mengalami stres atau depresi di kemudian hari
c) Dampak Sosial
-Kesulitan menjalin hubungan sosial yang sehat
-Kurang terampil dalam kerja sama, empati, atau komunikasi
-Bisa menjadi terlalu bergantung pada orang lain atau sebaliknya sangat tertutup
d) Dampak Akademik
-Motivasi belajar menurun
-Kesulitan fokus atau disiplin
-Prestasi belajar bisa kurang optimal
e) Dampak Perilaku
-Perilaku memberontak atau agresif
-Kesulitan mengikuti aturan
-Pada remaja, berisiko terlibat perilaku menyimpang (misalnya kenakalan remaja)
Apakah Dampak Selalu Terlihat Langsung? Tidak selalu.
Beberapa dampak baru terlihat dalam jangka panjang, misalnya:
-Saat anak memasuki masa remaja, ketika membutuhkan figur ayah untuk pembentukan identitas
-Saat anak mulai membangun hubungan sosial atau romantis
-Ketika anak menghadapi tekanan hidup atau kegagalan
-Banyak anak tampak “baik-baik saja” di usia dini, namun menyimpan kebutuhan emosional yang belum terpenuhi.
4. Manajemen waktu. Pembagian tugas yang konsisten antara pekerjaan mencari nafkah dengan mengasuh anak. apalagi jika pekerjaan yang dibawa ke rumah,, itu akan menyita waktu bermain dengan anak.
5. Ubah mindset yaitu Keluarga itu penting. kita ada untuk mereka. kita ada untuk hadir dalam kehidupan mereka. kita ada untuk membantu mereka kelak menjadi anak yang memiliki adab baik, iman yang kuat serta menjadi pribadi yang hebat dan bermanfaat untuk orang lain.
2. Mencari sosok figur orang lain karena tidak mendapatkan kasih sayang ayahnya. Bayangkan saja kalau anak kita lebih mendengarkan orang lain daripada orang tuanya sendiri?
3. Ada lima dampak yaitu :
a) Dampak Emosional
-Anak lebih mudah merasa tidak aman, cemas, atau takut ditinggalkan
-Kesulitan mengelola emosi (mudah marah, sedih berlebihan, atau menarik diri)
-Merasa kurang diperhatikan atau kurang berharga
b) Dampak Psikologis
-Kepercayaan diri rendah
-Kesulitan membangun identitas diri, terutama pada anak laki-laki yang sering menjadikan ayah sebagai figur teladan
-Risiko lebih tinggi mengalami stres atau depresi di kemudian hari
c) Dampak Sosial
-Kesulitan menjalin hubungan sosial yang sehat
-Kurang terampil dalam kerja sama, empati, atau komunikasi
-Bisa menjadi terlalu bergantung pada orang lain atau sebaliknya sangat tertutup
d) Dampak Akademik
-Motivasi belajar menurun
-Kesulitan fokus atau disiplin
-Prestasi belajar bisa kurang optimal
e) Dampak Perilaku
-Perilaku memberontak atau agresif
-Kesulitan mengikuti aturan
-Pada remaja, berisiko terlibat perilaku menyimpang (misalnya kenakalan remaja)
Apakah Dampak Selalu Terlihat Langsung? Tidak selalu.
Beberapa dampak baru terlihat dalam jangka panjang, misalnya:
-Saat anak memasuki masa remaja, ketika membutuhkan figur ayah untuk pembentukan identitas
-Saat anak mulai membangun hubungan sosial atau romantis
-Ketika anak menghadapi tekanan hidup atau kegagalan
-Banyak anak tampak “baik-baik saja” di usia dini, namun menyimpan kebutuhan emosional yang belum terpenuhi.
4. Manajemen waktu. Pembagian tugas yang konsisten antara pekerjaan mencari nafkah dengan mengasuh anak. apalagi jika pekerjaan yang dibawa ke rumah,, itu akan menyita waktu bermain dengan anak.
5. Ubah mindset yaitu Keluarga itu penting. kita ada untuk mereka. kita ada untuk hadir dalam kehidupan mereka. kita ada untuk membantu mereka kelak menjadi anak yang memiliki adab baik, iman yang kuat serta menjadi pribadi yang hebat dan bermanfaat untuk orang lain.
Mantab surantab
1. Kehadiran tidak harus bentuk fisik saja. Jarak jauh pun jika tetap bisa memberikan perhatian, motivasi dan nasihat dalam komunikasi yang hangat mampu memberikan dampak yang besar dalam tumbuh kembang anak
2. Ketika anak tidak mempunyai figur ayah/laki-laki yang bisa dijadikan teladan
3. Anak akan menjaga jarak dengan ayah dan tidak berani bercerita tentang hal hal yang dialaminya.
Dampak sangat terlihat langsung jika hal ini terus berlangsung dalam waktu yang cukup lama
4. Tantangannya adalah perubahan zaman saat ini. Ayah perlu belajar komunikasi, perilaku dan kebiasaan anak yang berbeda dengan zaman ayahnya
5. Bahwa peran seorang ayah dalam tumbuh kembang anak sangat penting. Peran ayah bukan sekedar memberi nafkah saja namun seorang ayah juga harus mampu mengisi hati anak walaupun dengan waktu yang sedikit. Jangan sampai hati anak kita diisi oleh orang lain yang bisa menggantikan kita sebagai ayah.
Wallahu 'alam
2. Ketika anak tidak mempunyai figur ayah/laki-laki yang bisa dijadikan teladan
3. Anak akan menjaga jarak dengan ayah dan tidak berani bercerita tentang hal hal yang dialaminya.
Dampak sangat terlihat langsung jika hal ini terus berlangsung dalam waktu yang cukup lama
4. Tantangannya adalah perubahan zaman saat ini. Ayah perlu belajar komunikasi, perilaku dan kebiasaan anak yang berbeda dengan zaman ayahnya
5. Bahwa peran seorang ayah dalam tumbuh kembang anak sangat penting. Peran ayah bukan sekedar memberi nafkah saja namun seorang ayah juga harus mampu mengisi hati anak walaupun dengan waktu yang sedikit. Jangan sampai hati anak kita diisi oleh orang lain yang bisa menggantikan kita sebagai ayah.
Wallahu 'alam
1. Peran Ayah bagi anaknya adalah sebagai perancang emosional bagi seorang anak. Tentunya kehadiran fisik seorang Ayah akan sangat membantu proses tumbuh kembang anak, namun fisik saja tidaklah cukup, karena seorang Ayah harus bisa menjadi arsitek bangunan seorang anak, bagaimana caranya bangunan itu bisa kokoh secara fisik dan dapat berfungsi dengan baik secara mental dan spiritual. peran ayah dalam keluarga bukan sekadar mencari nafkah, melainkan pemimpin yang bertanggung jawab penuh atas pendidikan agama, karakter, dan masa depan anak.
Seorang ayah harus bisa berperan
.) Teladan Utama Akhlak dan Ibadah (Uswatun Hasanah)
.) Kehadiran Fisik dan Emosional (Bukan "Mesin ATM")
.) Mengajarkan Nilai-Nilai Keimanan
.) Membentuk Generasi Saleh (Regenerasi)
.) Mendoakan Kebaikan Anak
.) Memberi Didikan Sempurna
2. Ketika anak membutuhkan seorang Ayah tapi Ayahnya tidak memperhatikannya, Fisiknya ada tapi perannya tidak ada. Karena kehadiran Ayah itu bukan hanya fisik, tapi bagaimana caranya kita mampu mengisi jiwa anak kita. Ibarat teko kosong anak itu butuh diisi, naaaaah teko itu mau kita isi kopi, susu, sirup itu adalah peran seorang Ayah. Karena ayah adalah pemimpin yang dipertanggung jawabkan atas kesalehan dan karakter anaknya di dunia dan akhirat.
3. Seperti kita ketahui bahwa anak itu ibarat bangunan, dan pilarnya adalah Ayah dan Ibunya, maka ketika Ayah tidak bisa berperan, anak kehilangan salah satu pilar keseimbangannya. Bagaimana bangunan itu bisa berdiri kokoh kalau pilarnya tidak kuat karena pincang sebelah?
Dampaknya bisa terlihat secara langsung seperti
- Gangguan Identitas dan Rendahnya Kepercayaan Diri
- kesulitan mengontrol emosi
- Hambatan dalam Hubungan Interpersonal
- Penurunan Performa Akademik dan Kognitif
4. Kebutuhan ekonomi yang meroket, sehingga memaksa kita untuk berkejaran dengan waktu dalam memenuhi tuntutan ekonomi. Walaupun kita sadar bahwa anak butuh tuntunan, tapi terkadang kita masih kalah dengan tuntutan.
5. Berperan sebagai ayah berfokus pada keseimbangan antara tanggung jawab duniawi dan akhirat, pembentukan karakter anak, serta kesadaran bahwa anak adalah amanah.
.) Fokus pada "Regenerasi" daripada Sekadar "Reproduksi"
.) Mendidik Anak Menjadi Ahli Ilmu dan Agama
.) Tidak Cukup Hanya Memberi Nafkah Lahir
.) Mengutamakan Pendidikan Al-Qur'an dan Akhlak
.) Menyeimbangkan Diri di Era Digital
Intinya sebagai ayah kita harus mengutamakan anak sebagai investasi akhirat (anak saleh), bukan sekadar investasi duniawi (materi).
Seorang ayah harus bisa berperan
.) Teladan Utama Akhlak dan Ibadah (Uswatun Hasanah)
.) Kehadiran Fisik dan Emosional (Bukan "Mesin ATM")
.) Mengajarkan Nilai-Nilai Keimanan
.) Membentuk Generasi Saleh (Regenerasi)
.) Mendoakan Kebaikan Anak
.) Memberi Didikan Sempurna
2. Ketika anak membutuhkan seorang Ayah tapi Ayahnya tidak memperhatikannya, Fisiknya ada tapi perannya tidak ada. Karena kehadiran Ayah itu bukan hanya fisik, tapi bagaimana caranya kita mampu mengisi jiwa anak kita. Ibarat teko kosong anak itu butuh diisi, naaaaah teko itu mau kita isi kopi, susu, sirup itu adalah peran seorang Ayah. Karena ayah adalah pemimpin yang dipertanggung jawabkan atas kesalehan dan karakter anaknya di dunia dan akhirat.
3. Seperti kita ketahui bahwa anak itu ibarat bangunan, dan pilarnya adalah Ayah dan Ibunya, maka ketika Ayah tidak bisa berperan, anak kehilangan salah satu pilar keseimbangannya. Bagaimana bangunan itu bisa berdiri kokoh kalau pilarnya tidak kuat karena pincang sebelah?
Dampaknya bisa terlihat secara langsung seperti
- Gangguan Identitas dan Rendahnya Kepercayaan Diri
- kesulitan mengontrol emosi
- Hambatan dalam Hubungan Interpersonal
- Penurunan Performa Akademik dan Kognitif
4. Kebutuhan ekonomi yang meroket, sehingga memaksa kita untuk berkejaran dengan waktu dalam memenuhi tuntutan ekonomi. Walaupun kita sadar bahwa anak butuh tuntunan, tapi terkadang kita masih kalah dengan tuntutan.
5. Berperan sebagai ayah berfokus pada keseimbangan antara tanggung jawab duniawi dan akhirat, pembentukan karakter anak, serta kesadaran bahwa anak adalah amanah.
.) Fokus pada "Regenerasi" daripada Sekadar "Reproduksi"
.) Mendidik Anak Menjadi Ahli Ilmu dan Agama
.) Tidak Cukup Hanya Memberi Nafkah Lahir
.) Mengutamakan Pendidikan Al-Qur'an dan Akhlak
.) Menyeimbangkan Diri di Era Digital
Intinya sebagai ayah kita harus mengutamakan anak sebagai investasi akhirat (anak saleh), bukan sekadar investasi duniawi (materi).
1. Kehadiran ayah tidak hanya bersifat fisik, tetapi juga emosional dan psikologis.
2. Kualitas keterlibatan ayah lebih penting daripada lamanya waktu bersama anak.
3. Ketidakhadiran peran ayah dapat berdampak jangka panjang pada perkembangan emosi dan karakter anak.
4. Tantangan utama ayah adalah keterbatasan waktu dan tuntutan peran.
5. Diperlukan kesadaran dan komitmen ayah untuk terlibat aktif dalam pengasuhan anak.
2. Kualitas keterlibatan ayah lebih penting daripada lamanya waktu bersama anak.
3. Ketidakhadiran peran ayah dapat berdampak jangka panjang pada perkembangan emosi dan karakter anak.
4. Tantangan utama ayah adalah keterbatasan waktu dan tuntutan peran.
5. Diperlukan kesadaran dan komitmen ayah untuk terlibat aktif dalam pengasuhan anak.
Makna kehadiran ayah: ayah selalu ada dan punya peranan penting dalam pertumbuhan anak
Bagian yang paling menyentuh: Ketika ayah sedang bekerja dan kemudian mengajari anak hingga bermain bersama
Dampak ketidak hadiran peran ayah: anak merasa tidak adanya contoh teladan, pembimbing, yang bisa menguasai emosional anak
tantangan terbesar peran aktif ayah dalam pengasuhan anak saat ini: di era zaman sekarang ini ayah harus memperioritaskan pengasuhan dengan bimbingan dan arahan dalam perkembangan dan pertumbuhan anak dan selalu menunjukan ayah ada untuk anak.
Sikap dan pandangan: Harus menjadikan ayah selalu sebagai pelindung dan teman yang paling menyenangkan di dunia ini.
Bagian yang paling menyentuh: Ketika ayah sedang bekerja dan kemudian mengajari anak hingga bermain bersama
Dampak ketidak hadiran peran ayah: anak merasa tidak adanya contoh teladan, pembimbing, yang bisa menguasai emosional anak
tantangan terbesar peran aktif ayah dalam pengasuhan anak saat ini: di era zaman sekarang ini ayah harus memperioritaskan pengasuhan dengan bimbingan dan arahan dalam perkembangan dan pertumbuhan anak dan selalu menunjukan ayah ada untuk anak.
Sikap dan pandangan: Harus menjadikan ayah selalu sebagai pelindung dan teman yang paling menyenangkan di dunia ini.
1. Ayah harus selalu ada ketika di butuhkan secara fisik seorang anak, apalagi ketika anak kita ingin main bareng sama ayah,harus ada secara fisik
2. Pentingnya kehadiran ayah, karena ayah membuat kita JD lebih pede selalu semangat.
3. Ketika ayah tidak hadir secara optimal maka akan hilang rasa kepercayaan diri pada anak. Alhamdulillah ank2 drmh termasuk yang saya lihat, ketika perform dan ayah hadir, itu kepercayaan diri anak terlihat, dan seperti ada energi yang baru dalam diri anak.
4. Tantangan terbesar saat ini adalah pekerjaan. Ketika pulang kerja sudah lelah, kadang lembur dll. Ini yg membuat ayah jadi tidak bisa terlibat langsung dalam pengasuhan anak, dan juga kadang lembur/ pulang malam. Sehingga TDK bisa memberikan pengasuhan scr langsung.
5. Peran ayah harus bisa terlibat secara langsung dalam memberikan pengasuhan, misalkan ayah ada pekerjaan di luar, ayah bisa sempatkan waktu sebelum anak tidur untuk menelpon dg video call, agar merasa di perhatikan dan ayah hadir disana untuk mendengarkan cerita anak.
2. Pentingnya kehadiran ayah, karena ayah membuat kita JD lebih pede selalu semangat.
3. Ketika ayah tidak hadir secara optimal maka akan hilang rasa kepercayaan diri pada anak. Alhamdulillah ank2 drmh termasuk yang saya lihat, ketika perform dan ayah hadir, itu kepercayaan diri anak terlihat, dan seperti ada energi yang baru dalam diri anak.
4. Tantangan terbesar saat ini adalah pekerjaan. Ketika pulang kerja sudah lelah, kadang lembur dll. Ini yg membuat ayah jadi tidak bisa terlibat langsung dalam pengasuhan anak, dan juga kadang lembur/ pulang malam. Sehingga TDK bisa memberikan pengasuhan scr langsung.
5. Peran ayah harus bisa terlibat secara langsung dalam memberikan pengasuhan, misalkan ayah ada pekerjaan di luar, ayah bisa sempatkan waktu sebelum anak tidur untuk menelpon dg video call, agar merasa di perhatikan dan ayah hadir disana untuk mendengarkan cerita anak.
1. Makna kehadiran ayah adalah bukan hanya kehadiran secara fisik tetapi juga perhatiannya dalam mendidik dan mengasuh anak
2. Anak mengajak bermain tapi diabaikan oleh ayahya karena sibuk dengan laptopnya. hal ini membuat anaknya sedih dan terabaikan
3. Dampak yang mungkin timbul adalah: kecendrungan bermasalah dalam interaksi sosial, perkembangan emosiaonal, dampaknya terlihat dalam perilaku
4. Tantangan terbesarnya dalah: kesanggupan ayah meluangkan waktu untuk memberikan perhatian kepada anak
5. Berusaha untuk memberikan perhatian dan menjadi ayah yang hadir baik fisik maupun emosional.
2. Anak mengajak bermain tapi diabaikan oleh ayahya karena sibuk dengan laptopnya. hal ini membuat anaknya sedih dan terabaikan
3. Dampak yang mungkin timbul adalah: kecendrungan bermasalah dalam interaksi sosial, perkembangan emosiaonal, dampaknya terlihat dalam perilaku
4. Tantangan terbesarnya dalah: kesanggupan ayah meluangkan waktu untuk memberikan perhatian kepada anak
5. Berusaha untuk memberikan perhatian dan menjadi ayah yang hadir baik fisik maupun emosional.